KEINDAHAN ALAM
menurut saya keindahan alam di indonesia itu sangat banyak dan
beraneka ragam yang sangat indah sekali contohnya adalah Pulau seribu,
pulau bidadari,Danau 3 warna dan masih banyak lagi.Tugas
kita hanyalah merawat dan menjaga keindahan alam tersebut ,tentunya
kita tidak menginginkan keindahan alam yang kita punya ini tidak terawat
karena banyak sampah yang berserakan akibat ulah manusia…. yang tidak
menjaga keindahan alamnya sendiri
untuk menjaga keindahan alam ,kita harus menjadi orang orang yang
bertanggung jawab terhadap alam,dari hal kecil seperti menjaga
lingkungan sekitar membersihkan lingkungan sekitar,ikut gotong royong
agar lingkungan kita menjadi bersih dan nyaman untuk di tempati ,menanam
pohon (reboisasi) itu adalah salah satu contoh yang dapat kita terapkan
dalam kehidupan kita sehari hari .
Itulah yang saya ketahui tentang pengertian keindahan alam serta cara
merawat keindahan alam kita agar dapat menjadi contoh yang dapat
diterapkan oleh anda semua
– TERIMA KASIH –
Manfaat keindahan bagi manusia
1.makna keindahan
Keindahan adalah identik
dengan kebeneran, keindahan adalah kebeneran, dan kebeneran adalah
keindahan. Keuanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan memiliki
daya tarik yang selalu bertambah, yang tidak mengandung kebeneran
berarti tak indah. Karena itu tiruan lukisan monalisa tidak indah,
karena dasarnya tidak benar.
Keindahan juga bersifat
universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan
tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal
Sekarang masalahnya ialah
apakah keindahan itu? Apakah nilai estetik itu? Apakah yang mendorong
manusia menciptakan keindahan? Bagaimana proses terjadinya keindahan?
Hasil seni yang bagaimanakah yang tergolong memenuhi syarat keindahan
itu?
a.apakah keindahan itu?
Berbicara dengan keindahan mau
tak mau kita harus menengok jauh kebelakang yaitu kejaman yunani kuno,
abad ke18. Pada saat itu pengertian keindahan telah dipelajari oleh para
filsuf. Menurut the liang gie dalam bukunya dalam bahasa inggris
keindahan itu disebut beautiful, prancis disebut beau, itali dan spanyol
disebut bello. Kata kata itu berasal dari bahasa latin bellum. Akar
katanya adalah benum yang berarti kebaikan kemudian mempunyai bentuk
pengecilan menjadi bonellum dan tterakhir dipendekkan sehingga ditulis
bellum.
Menurut cakupannnya orang
harus membedakan antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan
sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk membedakan ini sering
digunakan istilah beauty dan the beautiful. Dalam pembahasan filsafat
kedua pengertian itu kadang kadang dicampur adukkan saja. Selain itu
menurut luasnya dibedakan pengertian; 1.keindahan dalam arti luas.
2.keindahan dalam arti estetik murni. 3.keindahan dalam arti terbatas
dalam hubungannya dengan penglihatan.
1.selanjutnya the liang gie menjelaskan,
bahwa keindahan dalam arti luas mengandung pengertian ide kebaikan.
Misalnya plato menyebutkan watak yang indah dan hukum yang indah,
sedangkan aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan
juga menyenangkan.
2.keindahan dalam arti estetik murni
menyangkut pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala
sesuatu yang diserapnya.
3.keindahan dalam arti terbatas
mempunyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut
benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan, yakni berupa
keindahan bentuk dan warna.
Dari pembagian dan pembedaan
terhadap keindahan tersebut diatas masih belum jelas apakah sesungguhnya
keindahan itu. Ini memang persoalan filsafati yang jawabannya beraneka
ragam. Salah satu jawaban ialah mencari ciri ciri umum yang ada pada
semua benda atau kualitas hakiki atau dengan pengertian keindahan. Jadi
keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualitas pokok tertentu yang
terdapat pada suatu hal. Kualita yang sering disebut adalah kesatuan,
keseimbangan, dan kebalikan.
Dan ciri itu dapat diambil
kesimpulan, bahwa keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan
kebaikan dari garis,warna,bentuk,nada, dan kata-kata. Ada pula yang
berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang
selaras dalam suatu benda dan diantara benda itu dengan sipengamat
b.nilai estetik
dalam langka teori umum
tentang nilai the liang gie menjelaska bahwa, pengertian keindahan
dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti nilai moral, nilai
ekonomi, nilai pendidikan dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan
segala aeauatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai
estetik.
Masalah sekarang apakah nilai
estetik itu? Dalam bidang filsafat, istilah sering kali dipakai sebagai
suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan atau kebaikan. Dalam
dictionary of sociology and related science diberikan rumusan tentang
nilai sebagai berikut:
Kemampuan yang dianggap ada pada suatu
benda yang dapat memuaskan keinginan manusia;sifat dari suatu benda yang
menarik minat seseorang atau suatu kelompok.
Hal itu berarti bahwa nilai
adalah semata mata realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas
dari kegunaan karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada bendanya
itu sendiri. Nilai itu dianggap terdapat pada suatu benda sampai
terbukti letak kebenerannya.
Tentang nilai itu ada yang
membedakan atara nilai subjektif dan nilai objektif, atau ada yang
membedakan nilai peerseorangan dan nilai masyarakat. Tetapi penggolongan
yang penting ialah nilai ekstrinsik dan nilai intrinsic.
Nilai ektrinsik adalah sifat
baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal
lainnya, yakni nilai yang bersifat sebagai alat untuk membantu. Nilai
intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai
suatu tujuan, atau pun demi kepentingan itu sediri.
c.apa sebab manusia menciptakan keindahan?
Keindahan itu pada dasarnya
adalah alamiah. Alam itu ciptaan tuhan. Ini berarti bahwa keindahan
adalah ciptaan tuhan. Alamiah itu artinya wajar. Bila ada pemakaian
drama yang berlebihan, misalnya marah dengan meluap-luap padahal
kesalahan kecil, atau karena kehilangan sesuatu yang tak berharga
kemudian menangis, meraung-raung, itu berarti tidak alamiah.
Dapat disimpulkan bahwa:
Keindahan berasal dari kata indah yang
berarrti bagus. Benda yang mengandung keindahan ialah segala hasil seni
dan alam semesta ciptaan tuhan. Sangat luas kawasan keindahan bagi
manusia. Karena itu kapan, dimana, dan siapa saja dapat menikmati
keindahan. Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai nilai
yang sama; abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang
tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan bersifat universal.sejak
abad ke18 pun pengertian keindahan ini telah digumuli oleh parah
filsuf. Keindahan dapat dibedahak sebagai salah satu kualitas abstrak
dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Definisi keindahan sangat
luas, karena itu dalam estetik modern orang lebih suka berbicara tentang
seni dan estetika, karena itu merupakan gejala konkret yang dapat
ditelaah dengan pengalaman secara empirik dan penguraian sistematik.
Nilai estetik: nilai berarti kebenaran atau kebaikan. Nilai estetik
sesuatu adalah semata mata realita psikologik yang harus dibedakan
secara tegas dari kegunaan, karena terdapat pada jiwa manusia dan bukan
pada bendanya itu sendiri. Nilai ini ada yang membedakan antara nilai
subjektif dan nilai objektif. Ada lagi nilai perseorangan dengan nilai
kemasyarakatan. Penggolongan yang lebih penting ialah nilai ekstrinsik
dan nilai intrinsik dari isinya.
caranya :
1. Menanam Pohon (Reboisasi) (sumber:mengenal indonesia)
Tanah yang gundul bisa menyebabkan
berbagai macam bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Untuk
mengatasi hal tersebut, kita harus melakukan upaya reboisasi (penanaman
pohon kembali). Dewasa ini gerakan pemanam pohon di Indonesia sedang
gencar dilakukan baik oleh pemerintah, organisasi maupun masyarakat.
2. Terasering atau Sengkedan
Terasering atau yang umumnya disebut
sengkedan merupakan salah satu upaya melestarikan lingkungan alam
sekitar dengan menanam berbagai macam pohon didaerah-daerah yang
memiliki topografi landai atau miring. Hal ini dilakukan untuk
meminimalisir terjadinya bencana alam tanah longsor yang bisa saja
terjadi sewaktu-waktu.
3. Bersepeda
Selain dapat menyehatkan tubuh kita,
bersepeda juga merupakan salah satu bentuk cinta kita kepada lingkungan.
Hal ini dikarenakan sepeda tidak mengeluarkan gas emisi (tidak seperti
kendaraan bermotor) yang bisa mencemari lingkungan dan merusak lapisan
ozon. Salah satu komunitas bersepeda yang dikenal luas masyarakat
Indonesia adalah Bike2Work.
4. Menggunakan Kendaraan Umum
Sebenarnya kendaraan umum sama dengan
kendaraan pribadi yang mengeluarkan gas emisi, tapi kendaraan umum bisa
memuat jauh lebih banyak penumpang ketimbang kendaraan umum. Dengan
jumlah penumpang yang sama, kendaraan umum akan mengeluarkan gas emisi
yang lebih sedikit ketimbang dengan kendaraan pribadi.
5. Menggunakan Energi Listrik Secara Bijak
Kita semua mengetahui bahwa sebagian
besar sumber listrik Indonesia berasal dari energi yang tak ramah
lingkungan seperti minyak bumi dan batubata. Dengan kata lain jika kita
menggunakan energi listrik dengan bijak berarti kita turut membantu
melestarikan lingkungan alam Indonesia dengan meminimalisir gas emisi
yang terbang ke awan.
6. Mengurangi Pemakaian Mesin Pendingin
Gas freon yang terdapat pada mesin
pendingin seperti AC dan kulkas dapat terbang ke awan dan merusak
lapisan ozon di atmosfer. Untuk itu sudah seharusnya kita bijak dalam
menggunakan mesin pendingin dengan cara mengatur suhunya agar tepat,
maksudnya tidak usah terlalu dingin karena ini bisa menyebabkan banyak
gas freon keluar.
7. Menggunakan Produk Ramah Lingkungan
Dewasa ini banyak sekali produk-produk
yang lebih ramah lingkungan yang beredar dipasaran seperti lampu,
televisi, kulkas, serta produk-produk lainnya yang mengklaim menggunakan
energi listrik yang lebih sedikit. Mengunakan produk-produk yang ramah
lingkungan tentu merupakan salah satu wujud kecintaan kita kepada
lingkungan sekitar kita.
8. Menggunakan Produk Daur Ulang
Selain produk-produk ramah lingkungan, sekarang juga sedang “in”
produk-produk daur ulang. Mayoritas produk-produk daur ulang berbahan
dasar plastik dan ini jauh lebih baik dari pada membuang plastik kedalam
tanah. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa plastik itu sulit untuk
diurai didalam tanah dan dapat merusak kesuburan tanah.
9. Melarang Pembabatan Hutan
Semakin hari hutan Indonesia semakin
gundul, hal itu merupakan imbas dari pembabatan hutan secara liar. Hutan
yang gundul dapat menyebabkan terjadinya bencana alam yang dahsyat
seperti banjir dan tanah longsor. Untuk meminimalisir hal tersebut,
tentu harus ada larangan pembabatan hutan yang dibelakangi dengan
tindakan hukum yang tegas.
10. Menerapakan Sistem Tebang Pilih
Tidak semua penebangan pohon itu
dilarang, ada juga penebangan pohon yang diperbolehkan. Hal itu biasanya
dilakukan oleh perorangan atau perusahaan yang telah memiliki izin dari
pihak yang berwenang. Jikalau hendak melakukan penebangan pohon, maka
harus diterapkan sistem tebang pilih, jangan sampai pohon yang usianya
relatif muda ditebang.
11. Membuat Kebijakan Pro Lingkungan
Kebijakan yang pro terhadap lingkungan
sangatlah penting, oleh sebab itu Pemerintah sudah seharusnya bisa
mengakomodir peraturan-peraturan tersebut. Saat ini, kita sudah memiliki
segudang kebijakan terkait hal itu. Akan tetapi kejadiannya dilapangan
banyak perorangan atau perusahaan yang tidak menjalankannya bahkan
melanggarnya.
12. Membuat Hukum yang Tegas
Hukum yang tegas sangatlah penting, ini
akan membuat efek jera bagi setiap para pelanggar. Ini juga bisa membuat
orang takut untuk berbuat pelanggaran.Tapi
sayangnya hukum kita sampai saat ini terbilang belum tegas, sehingga
kejadian-kejadian seperti penebangan hutan secara liar, alih fungsi
lahan, dan perburuan liar masih sering terjadi.
13. Reklamasi Pantai
Reklamasi pantai merupakan upaya kita
untuk menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar kita. Pada umumnya
reklamasi pantai dilakukan dengan cara menanam pohon mangrove (bakau)
disekitar pantai. Pohon mangrove sangat berguna untuk memecah ombak yang
datang ketepian, selain itu juga merupakan tempat tinggal berbagai
flora pantai.
14. Mendirikan Cagar Alam dan Suaka Margasatwa
Pemerintah Indonesia sangat cinta
terhadap flora dan faunanya. Untuk menjaga agar tetap lestari, maka
dibuatlah tempat yang representatif untuk mereka dapat tumbuh dan
berkembang yang disebut dengan cagar alam dan suaka margasatwa. Menurut
catatan, Indonesia memiliki sekitar 237 cagar alam dan 73 suaka
margasatwa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
15. Melarang Perburuan Liar
Perburuan liar terhadap hewan dan
tumbuhan yang dilindungi di Indonesia semakin meningkat. Berbagai motif
yang mendasarinya seperti motif ekonomi (untuk membiayai hidup), hobi
atau kesenangan, dan lain-lainnya. Untuk itu diperlukan larangan (keras)
terhadap perburuan liar sekaligus hukum yang tegas terhadap
mereka-mereka yang melanggarnya.
https://fellyoctaviani.wordpress.com/